Indonesischer Abend – Roro Jonggrang – Die Sage der 1000 Tempel

Featured

Indonesischer Abend adalah sebuah pergelaran budaya yang akan ditampilkan di Theater Saal & Café Kultur di Universität Bremen pada tanggal 12 April. Acara ini

 

1607077_727848870581547_1741061564_nmenampilkan penampilan drama,musik tradisional,tarian tradisional,dan banyak lagi. Tak hanya itu,di acara ini terdapat sebuah pameran foto yang bertemakan “Discover Indonesia” dan juga kuliner khas Indonesia. Tema inti dari acara tersebut adalah menampilkan drama yang menceritakan cerita daerah Jawa Tengah,yakni Roro Jonggrang.

 

Acara ini akan dimulai pada pukul 16:30 CEST,tetapi para penonton sudah diperbolehkan masuk dari pukul 15:00 CEST.

 

 Teaser  & Behind The Scene : https://www.youtube.com/watch?v=1Az5yeqE8zM

Bremen di Event 17an KJRI Hamburg ( Badminton,Voli,Tenis Meja )

Image

Sabtu,21 Juni 2014 kemarin Bremen mengirim sekitar 15

peserta untuk bermain di perlombaan olahraga dalam rangka Perayaan 17 Agustus di Hamburg yang diselenggarakan oleh KJRI Hamburg. Kota lain yang mengikuti acara ini diantaranya Hamburg,Göttingen,Hannover dan Kiel.

Setelah di acara 17an sebelumnya yang dimainkan adalah cabang olahraga Sepak Bola,kali ini cabang olahraga yang dimainkan adalah Badminton,Voli dan Tenis Meja. Dari olahraga tersebut masing-masing memiliki kategorinya sendiri. Untuk Badiminton terdapat 3 kategori,yakni ganda campuran,ganda putri dan ganda putra. Untuk Voli 2´dua kategori,yakni voli putra dan putri. Untuk Tenis Meja 2 kategori yakni tIMG_0766unggal putra dan tunggal putri.

Dari 7 kategori yang dimainkan,Breme
n hanya ikut mengam
bil bagian di 5 kategori. Badminton keseluruhan yang diwakili
oleh ganda putri Rere dan Novi,ganda putra Ardi dan Edwardganda campuran Ardi dan Novi,Voli putra oleh tim voli Bremen Putra, dan tenis meja putra oleh Pak Iskandar.

Dan dari semua kategori yang diikuti Bremen berhasil meraup 5 medali perunggu. Di dalam perlombaan tersebut Göttingen berhasil meraup medali emas terbanyak.

 

Workshop Pempek

Pada Tanggal 23 Februari 2014, PPI telah mengadakan Workshop cara membuat pempek yang diajarkan oleh Ibu Dyah bertempat dirumah Pak Masduki dan Bu Dyah sendiri. Sekitar 25 anggota PPI telah hadir dalam acara Divisi Belajar dan Bermain yang diketuai oleh Carol Limantara dan Rizqi Ananda Qurrota A’yuni ini.

Berikut Resep yang digunakan oleh Ibu Dyah:
Bahan:
-1 Kg daging tenggiri (atau Tuna)
-50 g Terigu
-500 g sagu/Tapioka
-4 siung bawang putih
-2 sdt gula putih
-3 sdm garam
-1 sdt pala bubuk
– minyak goreng secukupnya
– Tepung Tapioka / Sagu (utk ditaburin)
-250-300 ml air.1921878_10152240678894871_1597884335_n

Cuka:
-500 g gula Jawa
– 50 g asam Jawa
– 4-6 sdt cuka
– 5 gelas air
– 5-8 siung bawang putih
– 2 sdm ebi(udang kecil) dihaluskan
– 1 sdm Tongcai
– 1-2 sdt garam

Untuk cara bikinnya pasti teman2 masih ingat kaan :)

Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Masduki dan Bu Dyah atas waktu nya untuk acara Workshop ini dan untuk semua teman2 yang sudah datang ke acara ini :)

Salam Pempek.

1545042_10152240676299871_555604643_n

Peserta yang mengikuti & membantu Workshop Pempek

( Laporan oleh : Muhammad Hilmi )