Indonesischer Abend – Si Pitung – Robin Hood aus Batavia

IMG_1283Ada yang Istimewa dari sebuah penyelenggaraan kegiatan bakti amal yang di dedikasikan untuk membantu warga miskin di negeri tercinta Indonesia, seperti yang dilakukan oleh para Perhimpunan Pelajar Indonesia di Bremen (PPI Bremen) ini.  Tepat pada tanggal 7 November 2015 pukul 14.00 CET, secara serius para pelajar – yang sebagian besarnya adalah Student, tapi tak sedikit juga anak-anak sekolah Gymnasium  dan Auszubildende –  mengemas sebuah malam pentas seni budaya bertajuk „Indonesischer Abend: Robin Hood aus Batavia“ yang berlangsung malam Minggu di Theatersaal Universität Bremen. Pada tahun ini acara „Malam Indonesia“ ini mengambil cerita sang jagoan Betawi „Si Pitung“, setelah tahun sebelumnya menceritakan legenda Prambanan, putri Roro Jonggrang.

Tak hanya pertunjukan drama „Si Pitung“ saja yang ditampilkan dalam acara yang berlangsung 4 jam ini, musik tradisional, permainan angklung,  dan beberapa tarian tradisional asal Betawi pun turut memeriahkan drama ini.  lidah penikmat teater pun tak kalah dimanjakannya oleh stand-stand makanan Indonesia mulai dari bakso, mie Yamin hingga cilok serta berbagai macam pernak-pernik khas Indonesia seperti batik di Café Kultur, tepat setelah pintu masuk gedung teater.

FZN_4343Tentu saja tanpa persiapan yang matang oleh seluruh panitia yang terlibat 5 bulan sebelumnya, acara – yang banyak menyita waktu dan tenaga, mulai dari sesi latihan 2 kali setiap minggunya untuk menyempurnakan lakon seni yang akan dipentaskan hingga persiapan produksi dan administratif –  ini tidak akan mungkin berhasil dan berjalan dengan lancar.

Dengan melibatkan sekitar 40 tokoh dan panitia yang secara sukarela bekerja , „Indonesischer Abend: Robin Hood aus Batavia“ menjadi pagelaran seni kolosal yang membutuhkan konsentrasi, kerjasama dan kesabaran serta keseriusan demi suksesnya niat baik untuk membantu warga miskin di Indonesia serta tentu saja membawa harum nama bangsa dengan menampilkan budaya dan kultur yang ada.

Yang paling istimewa dari acara ini adalah pengunjung tidak dipungut biaya sepeser pun, alias gratis. Tetapi pengunjung boleh (dan dianjurkan) memberi sumbangan berupa uang yang akan disumbangkan via Dompet Duafa. Bahkan seminggu sebelum acara, reservasi tempat duduk sudah tidak  tersisa sedikit pun, banyak penonton yang datang pada hari H rela berdiri demi menikmati acara Indo-Abend kedua ini. Tak sedikit juga pengunjung asli setempat maupun asing yang turut hadir menikmati bilingual teater ini.

Acara „Indonesischer Abend: Robin Hood aus Batavia“ berjalan lancar dan banyak menuai pujian dari berbagai pihak. Tak sedikit pula pengunjung yang memberi sumbangan lewat acara tersebut. Diyakini sumbangan yang terkumpul sebanyak ‘sekian euro’ berhasil disumbangkan.

 

 

30 Desember 2015

Nadim Muhammad Hidayat